Welcome to ALTA INTEGRA - Acoustics Lighting Thermal Air Quality Design 
Contact Us: +62 21 3513351       en

High End Audio Room Acoustics: pendekatan ilmiah atau klenik?

Music is the mediator between the spiritual and the sensual life. -Ludwig van Beethoven-

Mendengarkan music adalah hal yang menyenangkan, kita merasakan sensasi suara yang terjalin dalam untaian nada dengan harmonisasi membentuk sebuah melodi yang menyentuh jiwa kita.

Akustik ruang audiophile

Sejak ditemukan teknologi rekaman suara oleh Thomas Alfa Edison sampai hari ini teknologi audio telah berkembang pesat. Ribuan penelitian telah dilakukan dan tidak tahu berapa miliar dolar sudah dihabiskan untuk menghasilkan teknologi audio yang lebih baik lagi. Teknologi audio saat ini sudah dapat mereproduksi sinyal audio dengan distorsi harmonis yang sangat kecil. Beberapa produsen audio sudah berani mengklaim bahwa produk mereka memiliki tonal balance yang mendekati flat.

Fortune-teller

Apakah ruang dengar kita memiliki tonal balance yang flat?

Sebagian besar audiophile mungkin tidak menyadari bahwa ruang dengar dimiliki tidak flat. Bagaimana membuktikan bahwa setiap ruangan tidak flat?
Kita dapat membuktikan bahwa tonal balance tiap ruang tidak flat dengan berbicara dengan lantang di kamar tidur, lalu coba berbicara di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, garasi dan ruang lainnya. Kita akan mendengar suara kita dengan tonality yang berbeda. Bandingkan apabila kita berbicara di tengah lapangan bola, tonality suara kita terdengar lebih flat dibandingkan apabila kita berbicara di dalam ruangan.

Setiap ruangan memiliki karakteristik tertentu yang mengubah tonality suara.
Sangat disayangkan apabila system audio dengan investasi yang besar harus berkompromi dengan ruangan yang cacat harmonisasinya.

Apakah ruangan kita telah di setem sesuai dengan nada alat music?

Mungkin sebagian besar dari pembaca tersenyum geli membaca kalimat di atas. Dan kemudian bertanya – tanya dalam hati memangnya ruang dengar kita bisa false? Ini adalah fakta yang jarang sekali dibicarakan dikalangan orang audio atau orang akustik, akan tetapi ini hal yang benar dan apabila kita mendengar dengan teliti kita dapat merasakan bunyi ruangan yang false.

Apabila kita mendengarkan music dengan nada dasar A. Kita akan mendengar suara piano dengan frekuensi 55Hz, 110 Hz, 220 Hz dan seterusnya.

akustik-ruang-audiophile

Gambar 1
Tangga Nada Chromatic dan Frequency (Hz)

Apabila kita memiliki ruangan dengan lebar 3,2 meter maka frekuensi room modes (atau standing wave) diruang tersebut adalah 106 Hz. Dari gambar di atas frekuensi 106 Hz adalah nada antara G# (103.83 Hz)dan mendekati nada A (110 Hz).

Jadi apabila kita mendengarkan lagu Every Breath You Take - The Police yang mana memiliki nada dasar A. Di saat Sting membetot contra bass nya di nada A maka di ruangan tersebut kita akan mendengar dua nada yaitu nada A bass betot yang keluar dari speaker dan nada antara G# dan A yang terdengar akibat room modes yang terjadi diruangan tersebut. Fenomena akustik di atas sering di sebut dengan fenomena pelayangan suara.

Lebih baik panel peredam suara atau diffuser?

Selama ini sebagian besar audiophile berasumsi bahwa permasalahan utama akustik disebuah ruangan adalah masalah pantulan. Dan pertanyaan di atas masih menjadi perdebatan yang seru, mana yang lebih baik dalam mengatasi pantulan dengan memasangkan panel peredam suara atau panel diffuser.

Banyak argument – argument yang berusaha menjawab pertanyaan di atas. Tetapi argument tersebut tidak di dasari pendekatan scientific. Ada argumen yang menyebutkan jangan membuat ruang dengar menjadi mati jadi kita perlu memasangkan diffuser. Atau sebaliknya diffuser terlalu banyak membuat suara tidak enak.

Semua argumen tersebut bersifat subjektif tanpa di dasari dengan pemahaman ilmiah. Bahkan beberapa informasi yang ditulis oleh media yang mengkhususkan untuk topic audiophile terkadang misleading atau kurang memberikan pemahaman yang tepat.

Target Desain Akustik Ruang Audiophile yang benar adalah membuat suara di area sweet spot memiliki distorsi /kolorasi frequency (persepsi tonal balance) - attack-decay (persepsi waktu suara) – phase (persepsi kesan ruang suara) serendah mungkin.

Tonal Balance

Syarat utama ruang audio yang benar adalah Tonal Balance. Apa bila ruang audio anda tidak memiliki tonal balance yang benar maka system sebaik apapun juga tidak akan terdengar benar.

akustik-ruang-audiophile02

Gambar 2
Graphic Tonality: Amplitude (dB) – Frequency (Hz)

Gambar 2 menggambarkan keseimbangan tonality suara di sebuah ruangan yang di dapatkan dari hasil pengukuran suara atau hasil simulasi computer. Apabila tingkat kekerasan suara di setiap frekuensi kurang lebih sama besar maka dapat di katakan respon system audio dan akustik yang diukur mendekati flat.

Reverb Time

Energi suara yang keluar dari speaker sebagian di teruskan, sebagian di serap dan sebagian dipantulkan kembali ke ruangan. Apabila kita memiliki ruangan yang keseluruhan permukaan terbuat dari material yang keras maka kita mendengar suara yang lebih keras. Karena suara yang kita dengar adalah penjumlahan suara langsung dan suara pantulan ruangan tersebut.

akustik-ruang-audiophile03

Gambar 3
Graphic Reverb Time: Amplitude (dB) – Time (second)

Gambar 3 menggambarkan kecepatan sebuah suara mencapai peak (attack) dan kemudian meluruh (decay) atau istilah yang umum adalah reverberation time. Apabila decay di ruangan tersebut terlalu panjang maka decay suara yang terdengar lebih panjang akan mengganggu suara berikutnya yang keluar dari speaker. Sebaliknya apabila decay terlalu pendek maka suara yang keluar dari speaker cepat hilang. Ruangan dengan decay yang panjang sering diistilahkan ruangan yang hidup dan ruangan dengan decay yang pendek sering diistilahkan ruangan yang mati.
Semakin cepat attack sebuah suara di sebuah ruangan maka secara persepsi (psikoakustik) sebagian besar orang akan menilai bahwa ruangan memiliki transient yang lebih cepat. Ruangan seperti ini dapat memberikan kesan menonton music yang live.

Phase Suara

Pantulan dinding menyebabkan selisih fase suara yang sampai ke telinga kita.

akustik-ruang-audiophile04

Gambar 4
Graphic Phase: Amplitude (dB) – Time (Second)

Gambar 4 menggambarkan suara langsung (incident-merah) dan suara pantulan (reflected-biru) dan yang di radiasikan/didengar (gabungan antara suara langsung dan suara pantulan-abu2 dan pink). Fenomena ini dapat merusak stereo image sebuah sound system. Sound Stage terdengar kerdil dan kompres. Alat music terdengar saling menempel satu dengan yang lain.

Pendekatan Scientific

Jadi permasalahan akustik ruang buat seorang audiophile bukanlah permasalahan satu parameter saja, melainkan multi parameter yang saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Untuk mengoptimumkan parameter akustik ruang diperlukan konsultan akustik yang memiliki kualifikasi:

  1. Pengetahuan akademis dan pengalaman yang mendalam tentang fenomena suara di sebuah ruangan yang kecil,
  2. Rumus fisika suara yang berkaitan dengan fenomena akustik diruangan kecil dan korelasi antar setiap rumus terhadap respon suara yang akan terjadi di ruang tersebut.
  3. Software Akustik untuk mempercepat perhitungan dan penyajian data dalam beragam bentuk mulai dari tabel , grafik, mapping dan auralisasi.
  4. Pengetahuan produk – produk akustik dan karakteristik setiap produk.
  5. Metode pengukuran akustik yang benar.
  6. Kemampuan mendengar dan menilai suara yang dihasilkan,

Silakan kunjungi website kami www.altaintegra.com untuk mendapatkan informasi lain mengenai akustik ruangan dan lain – lain.

Semoga penjelasan di atas dapat memberikan pemahaman scientific mengenai target desain akustik ruang audiophile yang benar bukan berdasarkan pemahaman yang bersifat klenik.

Salam,
Herwin Gunawan
Certified Acoustics Consultant

 

Untuk konsultasi, silakan isi form berikut atau hubungi kami di :










 

ALTA Integra

Jl. Hayam Wuruk No. 2 R – S
Jakarta Pusat, 10120
Telp: 021 351 3 351
Fax: 021 345 8 143

 

About Us

ALTA merupakan singkatan dari Acoustics-Lighting-Thermal-Air Quality. ALTA Integra adalah sebuah divisi konsultasi terpadu yang didukung oleh konsultan profesional dengan berbagai disiplin ilmu dan bidang keahlian, seperti arsitek, akustik, lighting, ventilasi, dan audio. Visi kami adalah “to be world class integrated consultant.” Salah satu misi kami adalah mengaplikasikan standardisasi metode pengukuran dan konsultasi berdasarkan prosedur kerja taraf internasional. Kebijakan internasional menjadi patokan kami karena kami mengikuti regulasi ISO. Kami juga termasuk member dari ASA, AES, Ashrae, dan IESNA.

Address

Jl. Hayam Wuruk No.2 - S
Jakarta 10120 Indonesia

Tel:+62 21 3513351

Fax:+62 21 3458143

Website:

 

 

Twitter Feed

ALTAintegra Whether the use of soft golden yellow from a Sodium gas powered lighting or using a rough but bright white light us… https://t.co/EvN9AloZK3