Welcome to ALTA INTEGRA - Acoustics Lighting Thermal Air Quality Design 
Contact Us: +62 21 3513351       en

Improvisasi Rancangan Sound System dan Akustik Hall (Part I)


Loudspeaker itu sendiri adalah transduser tekanan elektrikal yang terdengar. Bertentangan dengan banyak anggapan. Tidak bisa dibangun dengan respons datar yang sempurna. Bahkan, sinyal datar yang ditransfer ke sound system akan menghasilkan respons yang tidak merata. Semakin bagus sound system yang digunakan, datar atau halus responsnya, sound system terbaik sekalipun tetap tidak akan linier. Pada Gambar 1, Anda dapat melihat grafik frekuensi respons sound system. Anda dapat melihat alur grafik dalam respons spektral.

Alur Frekuensi Respons Sound System

Alur-Frekuensi-Respons-Sound-System

Gambar 1 – Alur Frekuensi Respons Sound System

Perhatikan peningkatan dan penurunan respons. Alur grafik frekuensi respons sound system akan mempengaruhi audio yang didengar oleh audiens di hall. Akan tetapi, ada faktor lain yang mempengaruhi respons audio yang diterima, yaitu kondisi rancangan sound system dan akutik hall. Hal itu akan mempengaruhi audio Anda secara signifikan karena beberapa faktor berhubungan dengan ukuran dan konstruksi bangunan.

Jadi, bagaimana kita mengimbangi faktor-faktor ini, respons dari speaker dan efek dari ruangan itu sendiri? Menyeimbangkan (equalizing) sinyal akan menjadi bagian dari jawabannya, tetapi hanya sebagian. Mari kita hilangkan mitos umum di dunia audio. Anda tidak bisa melakukan EQ (equalizing) ruangan. Telah dikatakan (dengan beberapa tingkat akurasi) bahwa satu-satunya cara yang benar untuk EQ ruangan yang buruk adalah dengan buldoser, meruntuhkannya dan memulainya dari awal.

Analisis Frekuensi Waktu Sound System dan Akustik Hall

Dalam menganalisis respons dari sound system, ada tiga faktor yang perlu dipertimbangkan. Yang pertama yang dianggap alamiah adalah faktor frekuensi. Ini adalah apa yang dapat diukur secara efektif dengan real time analyzer dan hasil pengukuran menunjukkan respons spektral sound system dari frekuensi rendah ke frekuensi tinggi. Ini agak mudah diimbangi oleh equalizer dan membiarkan operator sistem mencapai reproduksi nyata dari originalitas sumber. Faktor frekuensi diukur dengan real time analyzer yang menunjukkan respons audio, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. Gelombang suara memantul pada dinding dan plafon, sampai pada poin pengukuran yang sangat dekat dengan waktu pencapaian menuju sinyal aslinya.

Faktor selanjutnya adalah refleksi akhir (umumnya disebut echo), pengulangan atau keterlambatan suara pada waktu akhir permukaan yang terletak agak jauh. Hal ini juga akan condong ke sebuah pengukuran respons.

Lalu, faktor ketiga adalah reverberasi atau gaung--yang pasti terjadi hasilnya akan besar atau sangat reflektif. Reverberasi adalah lanjutan perambatan atau refleksi tingkat yang lebih rendah dari waktu ke waktu sebagai gelombang suara yang memantul kembali dan seterusnya dari sebuah permukaan ke permukaan lainnya hingga energinya menghilang sepenuhnya. Sering diistilahkan dengan RT60 (reduksi 60dB), yaitu pengukuran respons yang diukur dalam hitungan detik/sekon.

Normalnya RT60 dinilai kondusif dan baik untuk musical performance dan kejelasan suara di bawah dua detik. Sedangkan, RT60 yang sangat pendek--contohnya di bawah satu detik--dianggap sebagai ‘dead’ room dan itu akan mengurangi keaktifan yang biasanya ditemukan pada ruangan dengan akustik yang baik.

Respons Impuls Akustik Ruang

Respons-Impuls-Akustik-Ruang

Gambar 2 – Respons Impuls Akustik Ruang

Lalu, mengapa akustik hall kita belum bagus juga? Penentuan konstruksi pasti diambil sebelum ruangan atau hall itu dibangun. Proporsi ruang bekerja menentang hal itu. Panjang ruangan itu dua kali lebar (rasio 2:1). Rasio 4:2:1 dibuat nyaris dengan echo ruangan yang sempurna. Semua dinding dikonstruksi dari papan gypsum, seperti ke plafon dengan tipis yang menempel ke bawah karpet di lantai.

Duduk di posisi tertentu pun akan memberikan pengalaman mendengarkan bunyi yang sama sekali berbeda. Hal itu karena kita berada di fase dengan frekuensi berbeda dan di lokasi berbeda dengan pantulan bunyi sesuai rambatannya.

Artikel ini diterjemahkan dari majalah Worship AVL Asia dan ditulis oleh Gordon Moore.

 

Untuk konsultasi, silakan isi form berikut atau hubungi kami di :










 

ALTA Integra

Jl. Hayam Wuruk No. 2 R – S
Jakarta Pusat, 10120
Telp: 021 351 3 351
Fax: 021 345 8 143

 

About Us

ALTA merupakan singkatan dari Acoustics-Lighting-Thermal-Air Quality. ALTA Integra adalah sebuah divisi konsultasi terpadu yang didukung oleh konsultan profesional dengan berbagai disiplin ilmu dan bidang keahlian, seperti arsitek, akustik, lighting, ventilasi, dan audio. Visi kami adalah “to be world class integrated consultant.” Salah satu misi kami adalah mengaplikasikan standardisasi metode pengukuran dan konsultasi berdasarkan prosedur kerja taraf internasional. Kebijakan internasional menjadi patokan kami karena kami mengikuti regulasi ISO. Kami juga termasuk member dari ASA, AES, Ashrae, dan IESNA.

Address

Jl. Hayam Wuruk No.2 - S
Jakarta 10120 Indonesia

Tel:+62 21 3513351

Fax:+62 21 3458143

Website:

 

 

Twitter Feed

ALTAintegra Whether the use of soft golden yellow from a Sodium gas powered lighting or using a rough but bright white light us… https://t.co/EvN9AloZK3