Welcome to ALTA INTEGRA - Acoustics Lighting Thermal Air Quality Design 
Contact Us: +62 21 3513351       en

Hubungan antara kualitas audio, kualitas akustik ruang dan kepuasan menikmati musik

Akustik Yang Baik Dan Berkualitas Pada Konser Musik

Pada tanggal 29 November 2009 saya mendapat kesempatan yang langka yaitu menonton acara Music Odyssey of Addie MS. Sesuai dengan judulnya acara ini bercerita tentang perjalanan musik Addie MS yang di mulai dari membuat band bersama Ikang Fauzi, kemudian beralih profesi menjadi music arranger.

Indra Bakrie yang melihat potensi yang dimiliki oleh Addie MS mendorong Addie MS untuk membentuk sebuah classical orchestra yang pada awalnya di tolak mentah – mentah oleh Addie MS. Karena menurut Addie MS tidak ada orang yang bersedia mendengarkan musik klasik. Tetapi karena kegigihan Indra Bakrie dan dukungan teman – teman seprofesi akhirnya Addie MS bersedia membentuk Twilight Ochestra.

Music Odyssey of Addie MS ini diprakarsai oleh teman – teman Addie MS sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama 30 tahun dalam memajukan dunia musik Indonesia dan juga bertepatan dengan ulang tahunnya.

Konser diadakan di Plenary Hall di Jakarta Convention Centre. Plenary Hall sebenarnya adalah ruangan konferensi yang berbentuk bundar dan plafon berbentuk kubah besar dengan kubah kecil terbalik di tengah lingkaran. Ruangan ini memiliki factor redaman terhadap gema yang cukup baik. Sebenarnya ruangan ini dari segi akustik tidak layak untuk diadakan pertunjukan musik klasik. Oleh sebab itu dari pihak pengelola konser ini menggunakan sistem audio dengan speaker line array untuk mendistribusikan suara musik ke audiens.

addie

tatapanggung

Classical orchestra Addie MS

Ruang Konser classical orchestra addie MS

Tata panggung seperti yang kita lihat di gambar di atas mulai dari layer paling belakang adalah deretan paduan suara, setelah itu layer kedua dari belakang adalah deretan perkusi orchestra, kemudian di depan layer perkusi adalah deretan alat musik tiup. Di depan layer alat musik tiup terbagi 4 bagian yaitu bagian paling kiri adalah bagian alat musik band yang susunannya dari belakang adalah drum, bass listrik, gitar listrik dan electric piano. Di sebelah kanannya adalah group alat musik gesek violin (treble). Di sebelah kanan agak kedepan adalah grand piano dan sisi paling kanan adalah group alat musik gesek cello (bass).

Lagu pertama yang saya dengar adalah nuansa bening yang di bawakan oleh vokalis muda yang sedang naik daun bernama Vidi Aldiano dengan iringan piano oleh Addie MS dan Twilight Orchestra. Lagu selanjutnya adalah lagu yang dibawakan oleh Ikang Fawzi, Vina Panduwinata, Memes, Utha Likumahua, Citra Bunga Lestari. Sepertinya fase ini adalah fase dikala Addie MS sedang getol menggarap musik – musik pop.

Setelah fase musik pop dilalui mulailah suguhan musik menjadi lebih serius ditandai dengan penampilan Twilight Chorus dan Tiga Soprano Indonesia, kemudian penyanyi tenor dari Australia. Sepertinya susunan acara cukup padat yang mana acara sampai dengan jam 11.00 malam belum ada tanda – tanda akan berakhir. Penonton sudah mulai gelisah dan mulai pulang satu persatu. Seharusnya masih ada suguhan musik yang di siapkan sebagai penutup dari pagelaran musik ini tetapi penonton tidak sabar untuk pulang karena hari sudah terlalu malam.

Membandingkan performance yang menggunakan penguatan audio dan tanpa penguatan audio

Adalah impian semua pencinta musik dan pencinta audio untuk mendengarkan suara musik sesuai dengan aslinya. Salah satu cara mendengarkan musik sesuai aslinya adalah mendengarkan konser musik klasik di gedung konser dengan akustik yang baik tanpa amplifikasi sistem audio. Jadi suara musik yang kita dengar adalah suara alat musik asli serta suara dari akustik gedung tersebut. Dapat dibilang kualiatas musik yang kita dengan sangat di tentukan oleh kualitas akustik pada gedung konser tersebut. Sayangnya kualitas akustik Plenary Hall JCC tidak memenuhi persyaratan untuk diadakan pertunjukan musik tanpa amplifikasi audio.

Jadi pada tulisan ini saya ingin membahas perbedaan antara pertunjukan musik tanpa amplifikasi audio dengan pertunjukan musik dengan amplifikasi audio. Berikut adalah beberapa uraian perbandingannya

Pertunjukan musik tanpa amplifikasi terdengar nyata, jernih dan dinamika tanpa kompresi. Kita dapat menikmati setiap detail suara tanpa cacat akibat kekurangan dari sistem audio. Salah satu kelemahan pertunjukan tanpa amplifikasi adalah apabila ruang pertunjukan tersebut banyak gangguan noise yang ditimbulkan oleh manusia dan sistem ventilasi udara atau mesin yang ada di sekitar ruangan tersebut. Yang kedua adalah apabila ruangan pertunjukan tidak memiliki kualitas akustik yang memadai maka kualitas suara alat musik juga terdengar kurang baik.

Sedangkan pada pertunjukan musik Addie MS ini yaitu pertunjukan musik dengan amplifikasi audio. Saya merasakan seperti mendengarkan suara speaker atau sebuah sistem audio yang mana kita dapat merasakan karakter box speaker dengan karakter tweeter dan woofernya, dinamika musik sedikit terkompresi dimulai dari microfon sampai dengan amplifier. Suara musik asli tercampur dengan kolorasi sistem audio. Sedangkan dari segi akustik saya merasakan frekuensi nada tinggi yang cenderung terserap oleh material peredam yang terdapat dalam ruangan ini. Sangat sulit bagi saya untuk menikmati kejernihan dan denting suara piano pada pertunjukan ini.

Membandingkan performance yang menggunakan penguatan audio dengan tayangan musik pada perangkat home theater

Hal kedua yang ingin saya sampaikan pada pembaca adalah perbedaan pertunjukan musik ini apabila saya bandingkan dengan suara yang saya dengar melalui sistem home theater yang baik.

Perbedaan antara pertunjukan musik yang saya dengar sekarang dengan tayangan musik pada perangkat home theater adalah musik pada sistem home theater terdengar sangat terkompresi dan resolusi alat musik yang tidak sebaik pertunjukan musik yang saya dengar saat ini.

Hanya sayangnya pada pertunjukan musik ini saya merasakan hasil mixing tiap – tiap channel kurang berimbang
dan kurang rapih. Contohnya level suara piano tenggelam dibanding level string section, suara vokal tenggelam dibandingkan suara drum dan bass. Singkatnya kenikmatan saya dalam menyimak musik yang dipentaskan oleh Addie MS tidak optimal disebabkan oleh performa suara audio yang kurang optimal, kualitas akustik pada ruangan yang kurang memadai.

Kesimpulan

Kita tidak dapat mengabaikan kualitas audio dan kualitas akustik pada dalam menikmati suguhan musik, dimana hal ini dapat memberikan kepuasan atau kekecewaan pada penggemar musik. Seperti yang sempat dikatakan oleh Addie MS pada konser ini: “Saya sangat mendambakan dapat menyajikan pertunjukan musik saya di sebuah ruang konser yang layak untuk Indonesia. Tetapi sayangnya Indonesia belum memiliki ruangan layak untuk pagelaran musik klasik”.

Demikian tulisan ini saya buat, saya berharap tulisan ini dapat bermanfaat bagi penggemar audio, penggemar home theater, penggemar musik dan orang – orang yang berprofesi sebagai professional audio engineer, music director, Event Organizer dan sebagainya.

Salam,
Herwin Gunawan

 

Untuk konsultasi, silakan isi form berikut atau hubungi kami di :










ALTA Integra

Jl. Hayam Wuruk No. 2 R – S
Jakarta Pusat, 10120
Telp: 021 351 3 351
Fax: 021 345 8 143

About Us

ALTA merupakan singkatan dari Acoustics-Lighting-Thermal-Air Quality. ALTA Integra adalah sebuah divisi konsultasi terpadu yang didukung oleh konsultan profesional dengan berbagai disiplin ilmu dan bidang keahlian, seperti arsitek, akustik, lighting, ventilasi, dan audio. Visi kami adalah “to be world class integrated consultant.” Salah satu misi kami adalah mengaplikasikan standardisasi metode pengukuran dan konsultasi berdasarkan prosedur kerja taraf internasional. Kebijakan internasional menjadi patokan kami karena kami mengikuti regulasi ISO. Kami juga termasuk member dari ASA, AES, Ashrae, dan IESNA.

Address

Jl. Hayam Wuruk No.2 - S
Jakarta 10120 Indonesia

Tel:+62 21 3513351

Fax:+62 21 3458143

Website:

 

 

Twitter Feed

ALTAintegra Whether the use of soft golden yellow from a Sodium gas powered lighting or using a rough but bright white light us… https://t.co/EvN9AloZK3