Welcome to ALTA INTEGRA - Acoustics Lighting Thermal Air Quality Design 
Contact Us: +62 21 3513351       en

School and Education Facility Design and Build


 Mengapa Diperlukan Konsultan Fisika Bangunan 

 Pada Fasilitas Pendidikan 

 

Infografis-3

Gambar 1. Infografis mengenai pentingnya aspek akustik, pencahayaan, dan termal
pada fasilitas pendidikan

 

Mengutip buku de Architectura – Vitrusius pada tahun 80-70 SM, sebuah bangunan harus mengandung tiga kualitas yaitu Firmitas, Utilitas dan Venusitas. Kualitas pertama adalah Firmitas yaitu kekuatan dan daya tahan terhadap tantangan cuaca dan lingkungan sehingga dapat melindungi keselamatan dan keamanan penghuni bangunan. Kualitas kedua adalah Utilitas yaitu kegunaan dan fungsi bangunan dan ruangan. Salah satu aspek paling mendasar dari kegunaan ruangan adalah kenyamanan.  Untuk mencapai kenyamanan sebuah ruangan perlu didesain dengan mempertimbangkan aspek fisika bangunan mulai dari akustik (suara), lighting (cahaya), thermal (suhu udara) dan air quality (polusi dan pertukaran udara). Dan kualitas terakhir adalah Venusitas atau keindahan.

Fasilitas pendidikan harus memiliki standar fisika bangunan yang memadai, karena selain berkaitan dengan kenyamanan, hal ini juga akan berpengaruh pada psikologi dan produktivitas penghuni ruang seperti guru dan siswa. Seiring dengan pemikiran tersebut kriteria design fasilitas, teknologi dan lingkungan sekolah pun turut berubah. Beberapa ruangan yang terdapat di fasilitas pendidikan di antaranya auditorium, ruang kelas, kantor, arena olahraga, lapangan, dan ruang ibadah. Setiap bagian ruang pada fasilitas pendidikan memiliki fungsi yang berbeda-beda, sehingga kondisi akustik, pencahayaan, maupun termal dari tiap ruangan pun memiliki standar yang berbeda pula.

Fisika bangunan adalah ilmu yang menggabungkan aspek fisika terapan dan konstruksi bangunan untuk menghasilkan kondisi bangunan yang nyaman dari segi akustik, pencahayaan, dan aliran udara untuk mendukung fungsi dari ruangan. Aspek fisika bangunan menjadi penting karena akan berpengaruh terhadap penghuni ruang. Ruangan yang memiliki kondisi akustik, pencahayaan, dan kualitas udara yang baik tentu akan lebih nyaman untuk digunakan jika dibandingkan dengan ruangan yang aspek akustik, pencahayaan, dan kualitas udaranya tidak baik.

Selain itu, kualitas fisika bangunan juga dapat dimanfaatkan untuk meminimalisasi konsumsi energi yang dibutuhkan. Semakin berkembangnya teknologi pun memungkinkan kita untuk memaksimalkan kualitas fisika bangunan yang ada. Kondisi fisika bangunan yang baik pun akan menambah nilai tambah dari bangunan itu sendiri.

Pendekatan desain performa tinggi gedung pendidikan adalah menciptakan bangunan yang dapat membangun interaksi yang baik antara pengajar dan murid untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas. Hal tersebut dapat membantu institusi pendidikan dalam mendapatkan siswa baru yang berkualitas dan menjaga loyalitas murid dan pengajar. Selain nilai tingkat baku kebisingan, akustik bangunan juga harus memperhatikan kondisi fisik bangunan serta program edukasi yang akan dilaksanakan oleh fasilitas pendidikan yang bersangkutan.

Berbasis kepedulian untuk memajukan dunia pendidikan, ALTA Integra bekerja sama dengan tingkat pemahaman yang mendalam akan tantangan dan kebutuhan institusi pendidikan. Kami membuat rancangan sekolah dengan performa tinggi yang disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

ALTA Integra mampu mengintegrasikan hasil konsultasi akustik, pencahayaan, dan termal dengan performansi tinggi serta memperhatikan aspek kesehatan dari bangunan (berdasarkan standar sertifikasi dari Well Accredited Professional), serta memenuhi standar bangunan ramah lingkungan.

 

Aspek Fisika Bangunan pada Fasilitas Pendidikan 

1. Akustik 

Ada beberapa aspek di bidang akustik yang perlu diperhatikan dalam pembangunan fasilitas pendidikan, yaitu terkait arsitektural akustik dan noise control di ruangan. Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup no. 11 tahun 1996, baku tingkat kebisingan untuk sekolah maksimal bernilai 55 dBA1.

Noise Control Design

Noise Control Design adalah layanan untuk memastikan bahwa di ruangan yang membutuhkan ketenangan suara dapat tercapai. Misalnya, kondisi akustik di ruang kelas dan auditorium harus memenuhi standar agar suara dapat terdengar ke seluruh bagian ruangan. Contoh lainnya adalah ruang ibadah dimana bising dari luar tidak boleh terdengar hingga ke dalam ruangan. Bising di fasilitas pendidikan dapat berasal dari jalan raya ataupun lingkungan di sekitar fasilitas pendidikan tersebut, dari bunyi peralatan seperti AC, suara mesin, ataupun berasal dari penghuni ruang itu sendiri.

ANSI-ASA (American National Standards Institute – Acoustical Society of America) membagi standardisasi noise untuk fasilitas pendidikan menjadi 2 bagian dalam standar ANSI/ASA S12.60. Bagian pertama yaitu standar untuk fasilitas pendidikan dengan bentuk bangunan yang permanen, sedangkan bagian kedua ditujukan untuk fasilitas pendidikan non-permanen (relocatable). Standar background noise untuk bangunan ini dapat dilihat pada Tabel 1 dan 2.

Tabel 1. Standar background noise
untuk fasilitas pendidikan permanen2

Volume
ruang

Nilai rata-rata tingkat tekanan suara tertinggi selama 1 jam, untuk exterior-source background noise (dBA)

Nilai rata-rata tingkat tekanan suara tertinggi selama 1 jam, untuk interior-source background noise (dBA)

≤ 283 m3

35

35

> 283 m3 dan   ≤ 566 m3

35

35

>566 m3

40

60

 

Tabel 2. Standar background noise
untuk fasilitas pendidikan non-permanen (relocatable)3

Volume
ruang

Nilai rata-rata tingkat tekanan suara tertinggi selama 1 jam, untuk exterior-source background noise (dBA)

Nilai rata-rata tingkat tekanan suara tertinggi selama 1 jam, untuk interior-source background noise (dBA)

< 283 m3

35

35

> 283 m3 dan   ≤ 566 m3

35

35

>566 m3

40

40

 

Gangguan suara yang berlebihan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan, oleh karena itu dibutuhkan noise control design untuk memastikan bahwa kondisi noise di dalam ruangan tidak melebihi batas. Tahap ini dilakukan untuk mengaudit kondisi lingkungan di area fasilitas pendidikan yang akan dibangun serta dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan material façade. Ada beberapa jenis layanan noise control yang dilakukan oleh ALTA Integra, yaitu building noise controlHVAC noise control, dan environmental noise control.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Klatte et al (2011) di Denmark, nilai parameter akustik seperti waktu dengung ternyata dapat mempengaruhi short-term memory dan kemampuan untuk mempersepsi suara, serta mempengaruhi murid dan guru dalam berperilaku. Semakin  tinggi nilai dengung suatu ruangan di lingkungan sekolah, maka akan memberikan pengaruh negatif pada short-term memory dan persepsi suara pada murid dan guru di ruangan. Hasil penelitian Berglund & Lindvall (1995)4 juga memaparkan bahwa noise memiliki efek buruk terhadap performa dan proses pembelajaran siswa sekolah dasar.

Architectural Acoustics Design

Arsitektural akustik desain adalah layanan untuk mengoptimalkan kualitas suara di ruangan sesuai dengan fungsinya berdasarkan standar yang telah ditetapkan secara internasional untuk sebuah fasilitas pendidikan. Standar waktu dengung untuk fasilitas pendidikan telah tercantum dalam standar ANSI/ASA S12.60 dan dapat dilihat pada Tabel 3 dan 4 berikut.

 

Tabel 3. Standar waktu dengung
untuk fasilitas pendidikan permanen2

Volume
ruang

Nilai waktu dengung maksimal
(detik)

≤ 283 m3

0,6

> 283 m3 dan ≤ 566 m3

0,7

>566 m3

-

 

Tabel 4. Standar waktu dengung
untuk fasilitas pendidikan non-permanen (relocatable)3

Volume
ruang

Nilai waktu dengung maksimal (detik)

< 283 m3

0,5

> 283 m3 dan   ≤ 566 m3

0,6

>566 m3

-

 

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai scope of services dari ALTA Integra di bidang akustik, silahkan klik link berikut:

2. Lighting and Daylighting Design 

Selain kondisi akustik, tata pencahayaan di fasilitas pendidikan juga menjadi faktor penting dalam perencanaan fisika bangunan. Pada fasilitas pendidikan, pencahayaan harus dapat memenuhi kebutuhan penggunaan fungsi ruang, baik itu untuk membaca, menulis, maupun di area besar seperti auditorium yang pencahayaannya harus cukup jelas untuk mendengarkan pihak yang sedang melakukan speech

Tata pencahayaan untuk fasilitas pendidikan umumnya berfokus pada interior lighting untuk memenuhi fungsi atau kegunaan ruang. Untuk bagian luar dari gedung sekolah seperti taman ataupun lapangan, penataan exterior lighting yang baik dapat digunakan untuk memperindah lingkungan.

Daylighting design adalah desain ruangan yang dibuat dengan mengoptimalkan cahaya yang berasal diffuse skylight dan mengendalikan cahaya langsung agar tidak silau dan panas. Pemanfaatan daylighting dapat dilakukan dengan merancang letak dan luas jendela/bukaan agar cahaya baik masuk ke dalam ruangan. Keunggulan daylighting dibandingkan cahaya lampu adalah kualitas cahaya yang sangat baik untuk melakukan kegiatan serta dapat meningkatkan semangat dalam beraktivitas.

Kuller dan Lindsten5 (1992) melakukan penelitian terhadap 90 siswa di 2 sekolah dengan 4 kondisi ruang kelas yang berbeda. Hasil penelitian memaparkan bahwa murid yang tidak memiliki akses langsung ke daylight dapat mempengaruhi produksi hormon kortisol yang secara tidak langsung dapat menyebabkan penurunan konsentrasi dari siswa. Selain itu, ada atau tidaknya jendela di ruang kelas juga memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tinggi badan dan kemampuan bersosialisasi dari siswa yang berada di dalam kelas.

Integrasi desain tata pencahayaan antara lighting dan daylighting yang baik dapat meningkatkan performa bangunan, meningkatkan produktifitas guru dan siswa dalam melakukan kegiatan, memberikan rasa nyaman dan sehat dan terakhir mengurangi konsumsi energi di bangunan.

 

3. Building Thermal and Natural Ventilation Design 

Perancangan kondisi termal dalam ruangan memiliki pengaruh penting untuk meminimalisir penggunaan energi, sehingga kenyamanan termal sekaligus standar bangunan hijau dapat tercapai. Pengendalian termal yang baik harus memperhitungkan orientasi bangunan, penggunaan material bangunan, serta nilai insulasi termal yang tepat.

Lingkup kerja building thermal dan natural ventilation design yaitu pembuatan konsep dan sasaran desain, pendataan pola aliran udara pada lahan bangunan dan temperatur permukaan, serta pembuatan desain orientasi dan letak jendela (bukaan) bangunan untuk mendapatkan aliran udara yang sesuai.

Building thermal di bangunan juga berkaitan dengan penggunaan AC dan selubung bangunan. Dengan pengaturan building thermal dan natural ventilation design yang sesuai, maka konsumsi energi dari bangunan bisa berkurang dan mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk konsumsi listrik.

Sampai saat ini, masih terdapat banyak fasilitas pendidikan yang belum memperhatikan kedua aspek ini. Dari penelitian Turk et al (1989) yang dilakukan dengan mengukur laju ventilasi di salah satu sekolah, mechanical ventilation rates dari sekolah yang diteliti hanyalah bernilai 3,4 cubic feet per minute (cfm), padahal berdasarkan standar ASHRAE, nilainya seharusnya mencapai angka 15 cfm per orang.

 

4.Green Building Architecture Design 

Sertifikasi LEED (Leadership in Energy and Environmental Design) adalah sistem rating untuk bangunan hijau. Di Indonesia, penilaian sistem rating bangunan hijau ditentukan oleh lembaga mandiri bernama GBCI (Green Building Council Indonesia).

BREEAM (Building Research Establishment Environmental Assessment Method) juga umum digunakan sebagai salah satu standar internasional untuk mengukur performa bangunan bagi sustainable building. Pada September 2016, BREEAM memberikan nilai 93,86 untuk salah satu bangunan di TU Eindhoven dengan kategori Outstanding. Nilai ini merupakan nilai tertinggi yang pernah diberikan oleh BREEAM untuk fasilitas pendidikan.

Dalam pembuatan Green Building Architecture Design, sistem kerja di ALTA Integra dimulai dari pembuatan konsep hingga evaluasi penggunaan bangunan.  Pembuatan konsep desain dan fungsi bangunan dimulai dari tema desain, fungsi, kebutuhan, persyaratan, teknologi unjuk kerja, penggunaan energi, perawatan, ketahanan, keselamatan, dan keamanan. Setiap aspek dan sasaran yang tercapai adalah langkah penting yang menentukan tingkat kesuksesan proyek yang ditangani.

 

 Keunggulan 

Keunggulan ALTA Integra dibandingkan firma konsultan fisika bangunan lainnya adalah:

  1. Integrated building physics design for high-performance, well-being, and sustainable design.ALTA Integra mampu memadukan konsep akustik, pencahayaan, serta termal dengan hasil yang memuaskan.
  2. Didukung oleh tenaga konsultan profesional dengan beragam disiplin ilmu.ALTA Integra didukung oleh para tenaga konsultan profesional yang telah menangani beragam proyek dengan skala besar.
  3. Bekerja sama dengan team desain lainnya demi mencapai design yang indah, kuat,  nyaman, sehat, aman, mudah dirawat, adaptasi dengan lingkungan, dan hemat energi.

 Project 

Portofolio ALTA Integra dalam pembangunan fasilitas pendidikan di antaranya:

  1. Integrasi Desain Kenyamanan Akustik, Termal, dan Cahaya di Sport Hall Kolese Kanisius Jakarta

 References 

  1. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Tentang Baku Tingkat Kebisingan. KEP-48/MENLH/11/1996. 1996.
  2. American National Standard Acoustical Performance Criteria, Design Requirements, and Guidelines for Schools, Part 1: Permanent Schools. ANSI/ASA S12.60-2010/Part 1. 2010.
  3. American National Standard Acoustical Performance Criteria, Design Requirements, and Guidelines for Schools, Part 2: Relocatable Classroom Factors. ANSI/ASA S12.60-2009/Part 2. 2009.
  4. Berglund, B., & Lindvall, T. (1995). Community Noise. Archives of the Center for Sensory Research. Stockholm: Stockholm University.
  5. Kuller, R., & Lindsten, C. (1992). Health and Behavior of Children in Classrooms With and Without Windows. Journal of Environmental Psychology. 305-317. 

 

Untuk konsultasi silakan hubungi kami atau isi form berikut :

ALTA Integra

Jl. Hayam Wuruk No. 2-S
Jakarta Pusat, 10120
Telp: 021 351 3 351
Fax: 021 345 8 143

About Us

ALTA merupakan singkatan dari Acoustics-Lighting-Thermal-Air Quality. ALTA Integra adalah sebuah divisi konsultasi terpadu yang didukung oleh konsultan profesional dengan berbagai disiplin ilmu dan bidang keahlian, seperti arsitek, akustik, lighting, ventilasi, dan audio. Visi kami adalah “to be world class integrated consultant.” Salah satu misi kami adalah mengaplikasikan standardisasi metode pengukuran dan konsultasi berdasarkan prosedur kerja taraf internasional. Kebijakan internasional menjadi patokan kami karena kami mengikuti regulasi ISO. Kami juga termasuk member dari ASA, AES, Ashrae, dan IESNA.

Address

Jl. Hayam Wuruk No.2 - S
Jakarta 10120 Indonesia

Tel:+62 21 3513351

Fax:+62 21 3458143

Website:

 

 

Twitter Feed

ALTAintegra Le Corbusier -- Swiss-French Modern… https://t.co/yfD8IHTMO2