Latar Belakang Desain Home Theater

Untuk membangun sebuah Home Theater Terbaik memerlukan kreatifitas, strategi dan perhitungan dari beberapa disiplin ilmu. Disiplin ilmu yang dimaksud adalah akustik, tata cahaya dan interior, audio video teknologi, control system dan automation. Ada beberapa kasus di mana ruangan home theater dirancang tanpa melibatkan beberapa multi disiplin ilmu, sebagai contoh interior terlihat bagus namun akustiknya merusak performa audio. Atau ruangan dengan akustik dan interior yang indah tetapi memiliki tata cahaya yang tidak nyaman.

Seorang client kami di Pantai Indah Kapuk memahami permasalahan tersebut dan mengundang ALTA Integra untuk berdiskusi dalam mewujudkan impiannya untuk memiliki ruang home theater terbaik sesuai dengan batas anggaran yang direncanakan.

FasePreliminary Design (PD)

Fase Preliminari Desain dimulai dengan kick-off meeting untuk dapat memahami karakter, selera dan impian pemilik. Kemudian dilanjutkan dengan site survey untuk mempelajari kondisi ruangan yang tersedia, posisi ruangan di dalam rumah dan bagaimana hubungan ruangan tersebut terhadap lingkungan sekitar. Sehubungan ruangan ini memiliki view golf kami sepakat untuk memberikan bukaan dengan pemandangan padang golf yang indah dan udara yang segar.

Konsep desain dimulai dari membuat usulan layout interior dengan memperhatikan faktor-faktor teknis seperti orientasi ruangan, layout dan sirkulasi. Anthropmetric & Ergonomi merupakan hal terpenting dalam pembuatan layout ruangan mulai dari seberapa besar sudut pandang audiens pada row depan-belakan posisi kiri-kanan ke titik tengah layer, tinggi mata, lebar koridor, dan sebagainya. Semua upaya ini untuk memaksimalkan tingkat kepuasan audiens pada semua bangku yang tersedia.

Berikut adalah dua proposal layout yang kami ajukan kepada klien dengan pertimbangan beberapa aspek di atas. Masing – masing pilihan desain memiliki kelebihan serta kekurangannya. Akhirnya diputuskan untuk menggunakan Proposal Desain 2 dengan pertimbangan memiliki view ke padang golf yang paling maksimal.

Proposal Desain 1

Proposal Desain 2

Setelah layout ruangan disetujui kami melanjutkan fase desain dengan membuat konsep desain interior beserta parameter fisika suara dan cahaya yang harus dicapai seperti tingkat kebocoran suara ke ruangan sebelah yang kebetulan kamar tidur, level kebisingan di dalam ruangan tersebut, waktu dengung, intensitas cahaya (lux), color rendering index (CRI), color temp yang dapat disesuaikan untuk menunjang beragam program yang tersedia di ruangan tersebut.

Fase Front-EndEngineering Design (FEED)

Setelah seluruh konsep desain disetujui, maka tahapan berikutnya adalah fase Front-End Engineerig Design. Fase ini kami melakukan review engineering atas konsep desain yang telah disetujui. Review engineering diperlukan untuk memastikan performa teknis dapat dicapai dengan akurasi di atas 80%. Fase Front-End Engineering Design adalah fase engineering yang paling penting. Apabila diabaikan dapat diibaratkan seperti membangun sebuah jembatan tanpa memperhitungkan beban statis dan dinamis. Pembuatan tanpa perhitungan engineering dapat berakibat fatal. ALTA Integra adalah perusahaan konsultasi teknis terpadu yang terdepan dalam mengembangkan metode Front-End Engineering Design di Indonesia.

Dari permodelan dan simulasi akustik kami perlu melakukan penyesuaian desain seperti menambahkan beberapa panel akustik untuk menyerap frekuensi rendah yang berlebihan. Mendesain permukaan plafon untuk memaksimalkan distribusi frekuensi menengah. Sampai akhirnya kami mendapatkan output reverberasi time yang cukup natural sebagai berikut.

Fase Detailed Engineering Design (DED)

Fase selanjutnya adalah fase konstruksi, pada tahap ini ALTA Integra membuat detail desain pengerjaan untuk mempermudah ketika pemasangan. Berikut adalah salah satu contoh gambar detail desain dinding ruang home theater oleh ALTA Integra.

Fase Konstruksi

Tahap selanjutnya adalah fase konstruksi dimana pada fase ini ada beberapa kontraktor dibidangnya masing-masing yang saling bekerja sama dalam membangun home theater ini. Berikut adalah kontraktor yang bekerja pada fase konstruksi adalah:

– ALTA Construction: Konstruksi Interior, Panel Akustik, Kelistrikan, Kabel Audio

– Sydney Audio: Home Theater dan Karaoke System Instalasi

– Digital Screen: Projector & Screen, Automation

Fase ini juga tak kalah penting karena pembangunan harus sesuai dengan desain yang sudah disepakati. Karena kesalahan kecil atau perubahan kecil dapat mempengaruhi kualitas akustik yang sudah disimulasikan.

Fase Testing & Commissioning

Setelah fase konstruksi selesai atau ruang home theater sudah terbangun maka fase selanjutnya yaitu testing & commissioning. Pada tahap ini bertujuan untuk memastikan dan mengecek serta membandingkan hasil dari simulasi dengan terbangun apakah sudah sesuai.

Simulasi

Terbangun

Hasil Pengukuran Parameter Akustik Setelah Terbangun

Dari kedua gambar terlihat kesesuaian hingga 99% yang dapat dikatakan bahwa antara simulasi dan terbangun sudah sesuai dengan perencanaan diawal yang sudah disepakati bersama. Fase ini tidak hanya mengecek dari segi visual saja namun juga dilakukan pengukuran parameter akustik. Dari hasil pengukuran yang sudah dilakukan dengan menggunakan software didapatkan hasil yang cukup baik.

Disiplin Ilmu yang diperlukan untuk pekerjaan desain ini:

– Interior Design

Architectural Acoustic

Noise Control

Lighting Design

Contact Us

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Not readable? Change text. captcha txt

Start typing and press Enter to search

WhatsApp Chat on WhatsApp