Welcome to ALTA INTEGRA - Acoustics Lighting Thermal Air Quality Design 
Contact Us: +62 21 3513351       en

Hotel dengan Sertifikat LEED Bisa Meningkatkan Revenue

Artikel ini disadur dari karya tulis Rohit Verma dan Matthew Walsman, Cornell Center for Hospitality Research.

Di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain di dunia, sertifikat LEED merupakan standar yang diakui untuk mengukur sustainable design atau energi terbarukan pada sebuah hotel. Mendapatkan sertifikat LEED adalah cara terbaik bagi Anda untuk menunjukkan bahwa proyek bangunan hotel Anda benar-benar "hijau" atau termasuk bangunan dengan energi terbarukan.

 

Hotel dengan Sertifikat LEED

Telah diketahui sejak lama bahwa sertifikat Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) itu bisa membantu memotong biaya operasional untuk semua jenis bangunan dengan energi terbarukan atau bangunan komersial. Dalam penelitian ini, yang dituju adalah bangunan hotel. Akan tetapi, ini bisa jadi masalah besar untuk industri hotel. Mengukur keberhasilan utama pada sebuah hotel itu biasanya dilihat dari berapa perolehan pendapatan per kamar yang tersedia (RevPAR).

Untungnya Cornell Center for Hospitality Research memiliki data sumber daya yang luar biasa dari STR, sebuah perusahaan yang mencatat rata-rata harian suku bunga, hunian, dan pendapatan untuk sebagian besar rantai hotel di Amerika Serikat. Juga, merupakan mitra dari Cornell Center for Hospitality Research. Data rahasia STR yang memungkinkan tim riset untuk membandingkan hotel kelas atas yang bersertifikat LEED (hotel energi terbarukan) dengan beberapa pesaing hotel non-LEED dalam sebuah penelitian yang berjudul, "Dampak Sertifikat LEED pada Performa Hotel."
Mereka mengidentifikasi sekitar 93 sertifikat LEED di Amerika Serikat dengan data pendapatan yang tersedia dari data STR selama periode enam tahun (2007-2012). Kemudian, data itu dicocokkan dengan pendapatan mereka, hunian, dan tarif harian untuk beberapa pesaing bangunan hotel energi terbarukan yang sebanding. Fokus perhatian tertuju pada periode tiga tahun. Terdiri dari satu tahun sebelum sertifikasi dan dua tahun setelahnya. Selama periode ini, hotel yang memperoleh sertifikat LEED tampil dengan kinerja keuangan yang superior dibandingkan beberapa pesaing lainnya yang bukan termasuk hotel energi terbarukan. Ada pembatasan studi untuk dua tahun setelah sertifikasi karena banyak hotel yang baru saja disertifikasi. Mungkin itu akan berguna untuk mengulang studi ini terhadap hotel lainnya yang hendak memiliki sertifikat LEED dan menjadi hotel energi terbarukan. Dengan begitu, ada sisa waktu yang agak lebih lama untuk proses perbandingan.
Industri hotel yang merangkul LEED pun bukan hanya karena penghematan dari operasi, tetapi juga karena customer hotel ingin tahu apa yang dilakukan pihak hotel untuk membatasi jejak karbon mereka. Sekarang, kita dapat menambahkan manfaatnya dari pendapatan yang meningkat. Di luar 93 hotel yang mampu diikutsertakan dalam penelitian itu, beberapa ratus hotel telah mendaftarkan proyek mereka dengan USGBC. Sama seperti salah satu contohnya, Marriott yang kini termasuk hotel energi terbarukan dengan sertifikat LEED sebagai bagian dari spesifikasi desain untuk konstruksi baru. Juga, brand besar lainnya yang melakukan hal serupa.
Atas dasar analisis yang telah dilakukan, terdapat 65 hotel baru dan 28 hotel direnovasi, seperti yang ditunjukkan pada dua grafik di bawah ini. Dalam catatannya, dijelaskan bahwa sertifikasi dapat mengikuti penyelesaian proyek dalam satu tahun atau lebih. Memisahkan jenis proyek seperti yang diharapkan, melihat bahwa hotel baru mulai dari renovasi sampai sekarang. Dalam tahun pertama setelah sertifikasi, mereka mampu melewati pesaing mereka. Beberapa hotel energi terbarukan yang mengantongi sertifikat LEED sedang proses renovasi. Berdasarkan data penelitian, beberapa hotel itu memiliki keunggulan RevPAR yang konsisten--bahkan sebelum sertifikasi--sehingga masih belum jelas apakah mereka mendapatkan dorongan yang sama dari sertifikasi yang didapatkan oleh hotel yang baru direnovasi.

Rerpar new

Revpar renovated

Mereka, Rohit Verma dan Matthew Walsman, menemukan manfaat bahwa adanya peningkatan benefit pada hotel energi terbarukan dalam penelitiannya dalam berbagai tingkatan. Misalnya, hotel energi terbarukan yang mewah dan kelas atas dalam kategori LEED dengan cepat mengejar dan melewati pesaing. Sementara itu, hotel kelas bawah dalam kategori non-LEED jauh lebih lambat untuk mengejar ketinggalan. Banyak yang mengatakan sebagian besar hotel yang mereka pelajari dan teliti adalah properti kelas atas atau mewah yang terletak di lokasi perkotaan atau pinggiran kota. Ini memang masuk akal karena banyak dari standar LEED melibatkan kriteria situs yang biasanya Anda temukan di daerah perkotaan, seperti koneksi ke transportasi umum.
Sebuah simpulan akhir mengenai sertifikat LEED untuk hotel energi terbarukan, apakah ada benefitnya untuk bangunan hotel tersebut? Jawabannya tentu iya, ya benar mendatangkan benefit. Apalagi, untuk bangunan komersial yang didesain dengan energi terbarukan agar menjadi ramah lingkungan. Selain kenyamanan yang didapatkan, customer juga bisa merasakan aura dan suasana yang menyehatkan.

 

Untuk konsultasi, silakan isi form berikut atau hubungi kami di :










ALTA Integra
Jl. Hayam Wuruk No. 2 R – S
Jakarta Pusat, 10120
Telp: 021 351 3 351
Fax: 021 345 8 143

About Us

ALTA merupakan singkatan dari Acoustics-Lighting-Thermal-Air Quality. ALTA Integra adalah sebuah divisi konsultasi terpadu yang didukung oleh konsultan profesional dengan berbagai disiplin ilmu dan bidang keahlian, seperti arsitek, akustik, lighting, ventilasi, dan audio. Visi kami adalah “to be world class integrated consultant.” Salah satu misi kami adalah mengaplikasikan standardisasi metode pengukuran dan konsultasi berdasarkan prosedur kerja taraf internasional. Kebijakan internasional menjadi patokan kami karena kami mengikuti regulasi ISO. Kami juga termasuk member dari ASA, AES, Ashrae, dan IESNA.

Address

Jl. Hayam Wuruk No.2 - S
Jakarta 10120 Indonesia

Tel:+62 21 3513351

Fax:+62 21 3458143

Website:

 

 

Twitter Feed

ALTAintegra Whether the use of soft golden yellow from a Sodium gas powered lighting or using a rough but bright white light us… https://t.co/EvN9AloZK3